, ,

Rhoma Irama Isi Khotbah dan Jadi Imam Salat Jumat di Pestapora 2025

oleh -333 Dilihat

Sibolga – Rhoma Irama Isi Khotbah Pemandangan tak biasa terjadi di Pestapora 2025, festival musik tahunan yang berlangsung meriah di Jakarta.

Di tengah hingar-bingar musik dan keramaian penonton, suasana hening dan khidmat menyelimuti salah satu area terbuka pada Jumat siang.

Yang mengejutkan, Haji Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia, tampil bukan untuk bernyanyi, tetapi menjadi khatib dan imam salat Jumat.

Momen ini sontak menjadi sorotan publik, karena menggabungkan dua dunia yang jarang bertemu dalam satu panggung: musik dan spiritualitas.

Rhoma Irama Isi Khotbah
Rhoma Irama Isi Khotbah

 

Baca Juga : Miliano Jonathans Ucap Sumpah Jadi WNI

Panitia Pestapora menyediakan area khusus bagi pengunjung Muslim untuk menunaikan ibadah salat Jumat selama festival berlangsung.

Namun, tidak ada yang menyangka bahwa sosok Rhoma Irama akan hadir untuk memimpin langsung ibadah tersebut.

Ribuan pengunjung, termasuk musisi dan panitia, tampak berduyun-duyun memenuhi area salat.

Banyak di antara mereka yang datang karena ingin menyaksikan langsung sosok legenda dangdut itu dalam peran religius.

Dengan suara lantang dan penuh wibawa, Rhoma menyampaikan khotbah Jumat bertema “Menjaga Akhlak di Tengah Arus Budaya Pop”.

Dalam khotbahnya, ia menyinggung pentingnya keseimbangan antara hiburan dan spiritualitas dalam kehidupan modern.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk tidak lupa pada nilai-nilai agama meskipun hidup di tengah dunia digital dan hiburan.

“Hiburan itu boleh, musik itu indah, tapi jangan sampai membuat kita lalai dari salat dan akhlak,” ujar Rhoma dalam khotbahnya.

Setelah khotbah, Rhoma Irama langsung mengimami salat Jumat yang berlangsung khusyuk dan tertib.

Banyak pengunjung yang terharu dan mengabadikan momen tersebut secara diam-diam dengan ponsel mereka.

Momen ini pun viral di media sosial dan menuai berbagai respons positif dari warganet.

Banyak yang memuji kehadiran Rhoma Irama sebagai bentuk nyata bahwa musik dan agama tidak perlu selalu berseberangan.

“Baru kali ini saya salat Jumat di festival musik dan yang jadi imam adalah Rhoma Irama. Luar biasa!” ujar salah satu pengunjung.

Pihak panitia Pestapora mengungkapkan bahwa kehadiran Rhoma Irama sebagai khatib adalah bagian dari konsep inklusif festival tahun ini.

“Kami ingin menunjukkan bahwa festival musik bisa tetap menghargai ruang spiritual dan religius,” kata perwakilan panitia.

Rhoma Irama sendiri mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kapasitas religius di tengah festival musik.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.