Sibolga – Palangka Raya Hujan yang mengguyur Kota Palangka Raya hampir setiap pagi dalam sepekan terakhir membawa dampak langsung bagi aktivitas masyarakat.
Salah satu yang paling terdampak adalah para pedagang kecil dan pelaku usaha kaki lima yang biasa memulai aktivitas dagang sejak subuh.
Kondisi cuaca yang tidak menentu memaksa mereka menunda jam jualan hingga siang hari, saat hujan mulai reda.

Baca Juga : Kejari Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Anggaran Satpol PP Bangka Selatan
Biasanya saya sudah buka pukul 05.30, sekarang nunggu hujan berhenti dulu. Kadang baru bisa buka jam 09.00,” kata Bu Sri, pedagang nasi kuning di kawasan Jalan Yos Sudarso.
Ia mengaku pendapatannya menurun hampir 40 persen karena pembeli banyak yang berangkat kerja lebih awal dan tidak bisa menunggu.
Hal serupa juga dirasakan Pak Rudi, penjual gorengan keliling. “Kalau pagi hujan deras, saya tidak bisa keliling. Dagangan jadi dingin dan basi,” ujarnya.
Para pedagang terpaksa mengatur ulang jadwal produksi mereka, seperti menggoreng atau memasak lebih siang agar tidak merugi.
Sementara itu, pelanggan pun ikut terdampak karena terbatasnya pilihan makanan pagi hari di jalanan.
Warga yang biasa sarapan di warung kaki lima kini harus mencari alternatif lain atau membawa bekal dari rumah.
Fenomena ini bukan hanya terjadi di pusat kota, tapi juga di kawasan pinggiran seperti Bukit Tunggal dan Panarung.
Di beberapa titik, genangan air bahkan menyulitkan pedagang membuka lapak karena kondisi trotoar yang becek.
Banyak yang hanya bisa berjualan setengah hari, karena dagangan tidak habis akibat keterlambatan buka.
Sebagian pedagang mencoba berinovasi dengan menawarkan layanan pesan antar lewat WhatsApp, namun tidak semua pelanggan nyaman dengan sistem tersebut.
Menurut BMKG Palangka Raya, hujan pagi ini merupakan bagian dari pola cuaca musiman yang biasa terjadi pada September hingga Oktober.
Kepala BMKG menyebutkan bahwa fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) turut memperkuat curah hujan di pagi hari.
Hujan biasanya turun sejak pukul 03.00 dini





![arsitektur-kontemporer-adalah[1]](http://halepsamikecisi.com/wp-content/uploads/2025/10/arsitektur-kontemporer-adalah1-148x111.jpg)